You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.

Sistem Informasi Desa Citeureup

Kec. Dayeuhkolot, Kab. Bandung, Prov. Jawa Barat
Info
Tetap lindungi diri, Terapkan protokol kesehatan

Tindakan sebelum dan sesudah banjir


Tindakan sebelum dan sesudah banjir

Banjir merupakan peristiwa meluapnya air yang menggenangi permukaan tanah, namun ketinggiannya melebihi batas normal. Banjir dapat disebabkan oleh curah hujan yang tinggi, badai, gelombang pasang, atau peristiwa alam lainnya. Banjir juga dapat diakibatkan oleh perilaku manusia, seperti berkurangnya daerah resapan air akibat penebangan hutan dan pengembangan pemukiman, buruknya penanganan sampah dan saluran air, dan sebagainya.

Banjir yang tidak dapat ditangani bisa menimbulkan kerugian dan korban jiwa. Bencana banjir sering diikuti dengan berbagai masalah kesehatan, seperti penyakit kulit, diaredemam berdarah, leptospirosis, dan lain-lain. Penyakit yang timbul disebabkan oleh cara hidup yang tidak sehat, termasuk mengonsumsi air yang tidak bersih.

Persiapan untuk menghadapi banjir

Bila tempat tinggal Anda merupakan daerah rawan banjir, atau daerah yang mempunyai potensi banjir, maka Anda perlu melakukan hal-hal berikut ini:

  • Buatlah denah atau peta rumah dan lingkungan sekitar Anda. Beri tanda tempat-tempat yang biasanya terendam banjir. Tempat-tempat yang aman dan yang membahayakan juga harus ditandai. Jika Anda tidak dapat melakukannya sendiri, ajaklah keluarga Anda untuk melakukannya. Carilah informasi dari orang lain di sekitar Anda. Jika peta sudah jadi, diskusikan langkah-langkah penanggulangan banjir.
  • Ketahui sistem peringatan dini di lingkungan Anda. Misalnya, imbauan dari pengeras suara rumah ibadah, lonceng, kentongan, sirine, dan lain-lain. Jika lingkungan rumah Anda tidak memilikinya, laporkan ke ketua RT/RW atau kepala desa agar disepakati.
  • Pahami tanda-tanda terjadinya banjir dan waspadai jika itu terjadi. Misalnya adanya hujan lebat terus menerus, selokan yang meluap, dan tingginya air di dam atau di pintu air yang melebihi batas normal.
  • Perhatikan kondisi sungai di sekitar rumah Anda. Apakah lebih keruh dari biasanya? Jika ya, maka Anda harus mewaspadai datangnya banjir, karena hujan di daerah yang lebih tinggi bisa menyebabkan banjir di daerah yang lebih rendah.
  • Simpanlah surat-surat penting seperti sertifikat tanah, ijazah, akte, rapor, dan lain-lain dalam plastik atau dalam kantong apapun yang kedap air.

Yang perlu dilakukan saat banjir melanda

Terkadang banjir memiliki tanda-tanda yang telah dicantumkan di atas. Namun, banjir bandang akan sangat berbahaya dan datang secara tiba-tiba tanpa tanda apapun. Jika banjir terjadi perlahan, Anda dapat melakukan tindakan-tindakan sebagai berikut:

  • Pindahkan barang-barang atau perabotan rumah ke tempat yang lebih tinggi dan tidak terjangkau oleh genangan air.
  • Segera padamkan listrik dan gas di rumah.
  • Pantaulah informasi penting yang disampaikan melalui radio, televisi, atau apapun yang ada di sekitar Anda.
  • Bersiaplah untuk kemungkinan mengungsi.
  • Perhatikan kondisi air, apakah terus meningkat atau tidak.
  • Jika hujan tidak berhenti dan air kelihatan tidak surut atau bahkan meningkat, segeralah mengungsi ke tempat yang aman atau ke tempat yang telah ditentukan oleh pemerintah setempat.
  • Jika ada imbauan mengungsi, segera lakukan dengan tetap tenang dan tertib.
  • Jika terjebak dalam rumah, cobalah untuk tenang. Berusahalah untuk mencari pertolongan dengan menghubungi kerabat, PMI, kantor pemerintah, atau polisi.
  • Tetaplah menjaga perilaku hidup bersih dan sehat.
  • Usahakan untuk tidak tidur di tempat terbuka.

Yang perlu dilakukan setelah banjir

Usai banjir, Anda mungkin terpikir untuk kembali ke rumah. Oleh karena itu, ikutilah langkah-langkah berikut ini:

  • Jika mengungsi, kembalilah ke rumah jika keadaan sudah benar-benar aman.
  • Jangan langsung masuk ke dalam rumah, lihatlah situasi dengan saksama.
  • Periksalah lingkungan sekitar rumah kalau-kalau ada bahaya yang tersembunyi, seperti bagian rumah yang roboh, kabel beraliran listrik, bocoran gas, atau binatang berbahaya.
  • Gunakan selalu alas kaki.
  • Mulailah membersihkan rumah dan lingkungan sekitar Anda.
  • Cucilah perlengkapan makan dan barang lainnya dengan sabun anti kuman.
  • Perhatikan kebersihan dan kesehatan diri serta lingkungan agar terhindar dari berbagai penyakit.

Selalu ingat bahwa setelah banjir surut, sampah yang hanyut, kotoran lumpur, dan genangan air masih ada di sekitar rumah. Berbagai penyakit bisa berjangkit, terutama disebabkan oleh air yang kotor, cara hidup tidak sehat, dan binatang seperti lalat, nyamuk, dan tikus. Jenis penyakit yang sering berjangkit antara lain: batuk danpilekInfeksi Saluran Pernapasan (ISPA)flu, penyakit kulit, diare dan muntaber, demam berdarah, dan leptospirosis.

sumber: https://hellosehat.com/persiapan-menghadapi-banjir/ 

Bagikan artikel ini:
Komentar